FIFA bayar FAI setelah play off kontroversial Piala Dunia 2010

12-fifa-kontroversi

John Delaney telah memastikan bahwa FIFA membayar FAI (Asosiasi Sepak Bola Irlandia) sebesar jutaan euro untuk menghentikan mereka dalam usaha melayangkan tuntutan hukum terkait kekalahan play off Piala Dunia mereka dari Perancis tahun 2009.

Sebuah handball dalam proses terciptanya gol William Gallas di babak tambahan akhirnya mengirimkan Perancis lolos ke final Afrika Selatan 2010 saat mengyingkirkan Republik Irlandia.

Insiden kontroversial di leg kedua babak play off ini, yang berakhir imbang 1-1 dengan agregat kemenangan Perancis 2-1, tidak dilihat oleh wasit asal Swedia Martin Hansson dan membuat FAI marah.

Kepala eksekutif FAI Delaney mengatakan dia menyatakan perasaannya dalam sebuah pertukaran dengan presiden FIFA Sepp Blatter – yang baru mengumumkan bahwa dia akan mundur dari jabatan sebagai presiden minggu ini – dan hasilnya merupakan sebuah kesepakatan finansial antara kedua belah pihak, FIFA dan FAI. Laporan tahun lalu menyebutkan pembayarannya sebesar lima juta euro.

Sementara FIFA menyanggah pernyatan Delaney tersebut menyebutkan bahwa bayaran tersebut merupakan “pinjaman”, yang harus dibayar jika Irlandia lolos ke Piala Dunia 2014.

“18 November 2009, terdapat pertandingan play off antara Perancis dan Republik Irlandia memperebutkan satu tempat di Piala Dunia 2010. Dalam pertandingan itu, handball oleh pemain Perancis Thierry Henry secara tidak langsung menghasilkan gol terhadap tim Irlandia. Irlandia tidak lolos ke final Piala Dunia 2010,” tulis pernyataan FIFA.

“Keputusan wasit final, dan FAI akhirnya menerimanya, di Januari 2010 FIFA menyetujui kesepakatan dengan FAI untuk mengakhiri tuntutan hukum terhadap FIFA. FIFA memberikan pinjaman kepada FAI $5 juta untuk pembangunan stadion di Irlandia. Di saat bersamaan, UEFA juga memberikan dana untuk stadion yang sama.

Akan tetapi, FAI langsung merespons dengan pernyataan yang mengatakan:

“Lebih jauh terkait pernyataan FIFA sore ini terkait kesepakatan 5 juta euro dengan FAI, Asosiasi saat ini bisa memastikan bahwa kesepakatan legal dicapai dengan FIFA setelah ancaman tuntutan hukum oleh FA terhadap badan penyelenggara sepak bola dunia ini di awal 2010.

“Kesepakatan dicapai setelah saran hukum diberikan kepada Asosiasi terkait kasus terhadap FIFA, dan merupakan pembayaran yang memungkinkan FAI menyimpan 5 juta euro ke dalam proyek Aviva Stadium. Biaya ini dituliskan dalam laporan keuangan kami yang diaudit secara independen.”

Share Button