Brasil bukan Barcelona, Neymar dan Messi jadi rival

12-neymar-messi-copa-america

Mantan pemain Santos, Neymar, menikmati perjalanan yang sangat sukses di tingkat klub, tetapi menghadapi tantangan berbeda di Copa America kali ini.

Setelah musim pertama yang menyulitkan bersama Barcelona, Neymar menunjukkan mengapa raksasa Catalan ini mati-matian untuk memikat dia ke Camp Nou musim ini dengan sejumlah penampilan yang meyakinkan.

Pemain 23 tahun ini menjaringkan 39 gol dalam 51 penampilan di seluruh ajang untuk membawa Barca menjuarai La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions.

Tetapi musim Neymar belum berakhir ketika dia menjadi kapten Brasil di Copa America di Cile nanti, dengan tim asuhan Dunga yang bertaruh untuk menghapus memori kelam kekalahan semi final 7-1 dari Jerman di ajang Piala Dunia tahun lalu.

Penyerang ini melewatkan pertandingan tersebut setelah menderita pergeseran tulang punggungnya dalam kemenangan perempat final atas Kolombia dan bersikukuh membuat penebusan setelah 12 bulan berjalan.

“Di Brasil selalu ada banyak pemain berkualitas dan kami punya tim besar yang selalu bisa kembali ke posisi pertama di setiap turnamen,” ungkap Neymar.

“Jika kami terus berlatih dengan baik, terus bersama-sama dan mendengarkan pelatih kami, maka saya pikir kami bisa kembali jadi nomer satu.”

Membawa Brasil meraih trofi akan jadi tantangan lebih lagi ketimbang memenangkan trofi bersama Barcelona.

Di tingkat klub, Neymar merupakan bagian dari lini depan paling subur di dunia, bersamanya, Lionel Messi dan Luis Suarez mencetak 122 gol secara total.

Akan tetapi bersama Brasil, Neymar tidak punya kenyamanan dikelilingi bersama sejumlah pemain papan atas dan dia justru harus menanggung beban serangan dalam turnamen kali ini, meski klaim Dunga berkata sebaliknya.

“Tidak ada individu yang bisa menang tanpa pekerjaan kolektif yang kuat. Di Piala Dunia, tim yang hanya punya satu pemain tidak memenangkan apa pun,” ungkap pelatih Brasil di awal bulan ini.

“Sekarang, sangat alami bahwa pemain spesial tersebut memberi tambahan kepada tim. Tetapi karya kolektif yang kuat akan membantu tiap individu dan individu itu sendiri juga harus bekerja keras membuat kerja kolektif.

Share Button